Pramoedya Ananta Toer  - Quotes

 Biarlah hati ini patah karena sarat dengan beban, dan biarlah dia meledak karena ketegangan. Pada akhirnya perbuatan manusia menentukan, yang mengawali dan mengakhiri. Bagiku, kata-kata hiburan hanya sekedar membasuh kaki. Memang menyegarkan. Tapi tiada arti. Barangkali pada titik inilah kita berpisah..



(Arus Balik, h. 669)
 

Tags: akhir   awal   beban   hati   kata   manusia   patah     


Pramoedya Ananta Toer  - Quotes

 Dan bukankan satu ciri manusia modern adalah juga kemenangan individu atas lingkungannya dengan prestasi individual? Individu-individu kuat sepatutnya bergabung mengangkat sebangsanya yang lemah, memberinya lampu pada yang kegelapan dan memberi mata pada yang buta



(Jejak Langkah, h. 147)
 

Tags: bangsa   gelap   individu   lampu   lingkungan   manusia   modern     
Pramoedya Ananta Toer  - Quotes

 Revolusi Perancis, mendudukkan harga manusia pada tempatnya yang tepat. Dengan hanya memandang manusia pada satu sisi, sisi penderitaan semata, orang akan kehilangan sisinya yang lain. Dari sisi penderitaan saja, yang datang pada kita hanya dendam, dendam semata...



(Anak Semua Bangsa, h. 204)

 

Tags: dendam   manusia   penderitaan   revolusi     


Pramoedya Ananta Toer  - Quotes

 Kita semua harus menerima kenyataan, tapi menerima kenyataan saja adalah pekerjaan manusia yang tak mampu lagi berkembang. Karena manusia juga bisa membikin kenyataan-kenyataan baru. Kalau tak ada orang mau membikin kenyataan-kenyataan baru, maka  

Tags: kemajuan   kenyataan   manusia     
Pramoedya Ananta Toer  - Quotes

 Ilmu pengetahuan, Tuan-tuan, betapa pun tingginya, dia tidak berpribadi. Sehebat-hebatnya mesin, dibikin oleh sehebat-hebat manusia dia pun tidak berpribadi. Tetapi sesederhana-sederhana cerita yang ditulis, dia mewakili pribadi individu atau malahan bisa juga bangsanya. Kan begitu Tuan Jenderal?



(Jejak Langkah, h. 32)

 

Tags: bangsa   cerita   ilmu   individu   manusia   mesin   pengetahuan     
Pramoedya Ananta Toer  - Quotes

 Nilai yang diwariskan oleh kemanusiaan hanya untuk mereka yang mengerti dan membutuhkan. Humaniora memang indah bila diucapkan para mahaguru 

Tags: humaniora   mahasiswa   manusia   nilai     
Pramoedya Ananta Toer  - Quotes

 Jangan anggap remeh si manusia, yang kelihatannya begitu sederhana;biar penglihatanmu setajam elang, pikiranmu setajam pisau cukur, perabaanmu lebih peka dari para dewa, pendengaran dapat menangkap musik dan ratap-tangis kehidupan; pengetahuanmu tentang manusia takkan bakal bisa kemput



(Bumi Manusia, h. 119)
 

Tags: manusia   pengetahuan     
Pramoedya Ananta Toer  - Quotes

 Selama penderitaan datang dari manusia, dia bukan bencana alam, dia pun pasti bisa dilawan oleh manusia.



(Anak Semua Bangsa, h. 204)
 

Tags: manusia   penderitaan     
Helvy Tiana Rosa  - Quotes

 

Ia akan pergi ke jalan yang paling cinta. Jalan yang tak pernah membedakan bau darah seseorang.
 

Tags: kemanusiaan     
Pramoedya Ananta Toer  - Quotes

 ..dan modern adalah juga kesunyian manusia yatim-piatu dikutuk untuk membebaskan diri dari segala ikatan yang tidak diperlukan: adat, darah, bahkan juga bumi, kalau perlu juga sesamanya.



(Jejak Langkah, h. 2)
 

Tags: adat   bumi   darah   manusia   modern   sesama     
Pramoedya Ananta Toer  - Quotes

 Barang siapa mempunyai sumbangan pada kemanusian dia tetap terhormat sepanjang jaman, bukan kehormatan sementara. Mungkin orang itu tidak mendapatkan sesuatu sukses dalam hidupnya, mungkin dia tidak mempunyai sahabat, mungkin tak mempunyai kekuasaan barang secuwil pun. Namun umat manusia akan menghormati karena jasa-jasanya. 

Tags: hidup   jasa   kemanusiaan   sahabat     


Quotes of the Day