Setiap pengalaman yang tidak dinilai baik oleh dirinya sendiri ataupun orang lain akan tinggal menjadi sesobek kertas dari buku hidup yang tidak punya makna. Padahal setiap pengalaman tak lain daripada fondasi kehidupan
Saya tak tahu, berapa waktu yang tersisa untuk saya. Satu jam, satu hari, satu tahun, sepuluh, lima puluh tahun lagi? Bisakah waktu yang semakin sedikit itu saya manfaatkan untuk memberi arti keberadaan saya sebagai hamba Allah di muka bumi ini? Bisakah cinta, kebajikan, maaf dan syukur selalu tumbuh dari dalam diri, saat saya menghirup udara dari Yang Maha?
Apabila sebagai pengarang harus kutangguhkan begitu banyak ketidakadilan di tanahair sendiri, penganiayaan lahir-batin, perampasan kebebasan dari penghidupan, hak dan milik, penghinaan dan tuduhan, bahkan juga perampasan hak untuk membela diri melalui mass-media mau pun pengadilan, aku hanya bisa mengangguk mengerti. Sayang sekali kekuasaan tak bisa merampas harga diri, kebanggaan diri, dan segala sesuatu yang hidup dalam batin siapa pun.
Hidup sungguh sangat sederhana. Yang hebat-hebat hanya tafsirannya (Rumah Kaca, h. 46)
Tidak, yang mati tidak harus bisu. Energi mereka tetap hidup melalui berbagai cara,jalan dan sarana, terutama melalui kenangan dan mulut para nyawa yang lolos dari saringannya di Buru ini. Pada suatu kali mungkin ada yang mampu mencatatnya tanpa tangannya gemetar dan tanpa membasahi kertasnya (Nyanyi Sunyi Seorang Bisu, h. 181)
Kehidupan lebih nyata daripada pendapat siapa pun tentang kenyataan (Anak Semua Bangsa, h. 199)
Hidup adalah mempersembahkan yang terbaik bagi Allah dan tanah tumpah darah.
Kehidupan ini seimbang, Tuan. Barangsiapa hanya memandang pada keceriannya saja, dia orang gila. Barangsiapa memandang pada penderitaannya saja, dia sakit. (Anak Semua Bangsa, h. 199)
Orang bilang ada kekuatan-kekuatan dahsyat yang tak terduga yang bisa timbul pada samudera, pada gunung berapi dan pada pribadi yang tahu benar akan tujuan hidupnya (Rumah Kaca, h. 409)
Dan kini, Adikku, kini terasa betul oleh kita, pahit sungguh hidup di dunia ini, bila kita selalu ingat pada kejahatan orang lain. Tapi untuk kita sendiri, Adikku, bukankah kita tidak perlu menjahati orang lain? (Bukan Pasarmalam, h. 62)
Barang siapa mempunyai sumbangan pada kemanusian dia tetap terhormat sepanjang jaman, bukan kehormatan sementara. Mungkin orang itu tidak mendapatkan sesuatu sukses dalam hidupnya, mungkin dia tidak mempunyai sahabat, mungkin tak mempunyai kekuasaan barang secuwil pun. Namun umat manusia akan menghormati karena jasa-jasanya.
Masa terbaik dalam hidup seseorang adalah masa ia dapat menggunakan kebebasan yang telah direbutnya sendiri (Jejak Langkah, h. 113)
Pada akhirnya persoalan hidup adalah persoalan menunda mati, biarpun orang-orang yang bijaksana lebih suka mati sekali daripada berkali-kali (Rumah Kaca, h. 443)
Mata batin yang merupakan berkah kesepian
I never ever thought that I was a giggler. I was the one who could hold it together but I didn't on this... - Ashley Jensen
2 - people who like it Add to favorite
They're not clothes that Ashley would wear. But the thing is, you can't stand out. At first I thought, ... - Ashley Jensen
1 - people who like it Add to favorite
I know what I look like. I'm not a babe who's automatically going to be the leading-lady type. I think ... - Ashley Jensen
0 - people who like it Add to favorite
Wow, that's a lot. Basically I have been trying to build a career for myself. I learned early on what to... - Alana Evans
The only person who beat me was Jenna Jameson and that kicks ass.... - Alana Evans
I've learned to think in terms of having a long career. Actors can have very long careers that last unti... - Bryce Dallas Howard